Pelatakan Batu Pertama Mega Proyek Bendungan Tamblang di Buleleng

Pelatakan Batu Pertama Mega Proyek Bendungan Tamblang di Buleleng

SINGARAJA-FBtv | Gubernur Bali Wayan Koster melaksanakan peletakan batu pertama Pembangunan Bendungan Tamblang di Desa Sawan, Kecamatan Sawan dan di Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Rabu (12/8/2020).

Dimulainya pembangunan Bendungan Tamblang, diharapkan dapat menggerakkan kegiatan perekonomian dengan tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya adaptasi dengan Covid-19.

Berlanjutnya program infrastruktur ini, kata Koster adalah sebagai wujud komitmen Presiden RI Joko Widodo dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Basuki Hadimoeljono.

Meskipun Wayan Koster telah menerbitkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 24 Tahun 2020 Tentang Pelindungan Danau, Mata Air, Sungai, dan Laut, namun karena semangat Koster untuk melindungi hingga melestarikan sumber daya air di Bali terus diwujudkannya.
Salah satunya dengan melakukan komunikasi bersama Pemerintah Pusat agar program infrastruktur Pembangunan Bendungan di Pulau Dewata dapat dilanjutkan di tengah pandemi Covid-19.

Untuk itulah Koster tiada henti-hentinya memikirkan persoalan Bali, khususnya masalah air yang harus segera diberikan solusi. Mengingat Wayan Koster menjadikan persoalan air ini sebagai prioritas dalam pembangunannya untuk mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, khususnya di bidang kebutuhan pangan.

Kepala Balai Wilayah Sungai Bali Penida, Maryadi Utama melaporkan bahwa kapasitas produksi eksisting Air Baku di Kabupaten Buleleng mencapai 0,93 meter kubik perdetik, sedangkan kebutuhan air baku di tahun 2019 adalah 2,07 meter kubik perdetik.
Kondisi ini menandakan di Kawasan Buleleng mengalami defisit sebesar 1,14 meter kubik perdetik, sehingga memerlukan sumber air baku baru.

Pembangunan Bendungan Tamblang ini dilaksanakan oleh Kontraktor PT.PP (Persero) Tbk bersama PT. Adi Jaya Lima Pradana. Sedangkan Konsultan Supervisi pelaksanaan kegiatan adalah konsultan PT. Mettana, PT. Vitraha Consindotama, PT. Hilmy Anugerah, PT. Adhistya Dharmastitya.
Total biaya yang dialokasikan untuk pembangunan Bendungan Tamblang sebesar Rp 840 milyar dari APBN Kementrian PUPR, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, dan Balai Wilayah Sungai Bali Penida dengan pelaksanaan pembangunan selama 4 tahun.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menyatakan rasa syukur dan terima kasih kepada Gubernur Bali, yang telah membangun dari hulu ke hilir, serta tetap memperhatikan sektor pertanian yang dimulai dengan penyediaan air baku di Buleleng. (wisnaya)